namaku hujan. aku lahir di Kerajaan Angkasa, sebuah tatar mewah dengan ruang lingkup benda-benda melayang yang masih berada di batasan atmosfer. tepatnya, aku itu dijuluki sebagai Manusia Planet Hujan. seperti planet yang ada di buku-buku dongeng, tapi aku nyata.
aku, hidup sebagai utusan Raja Langit seumur nyawaku. konon katanya, dulu, saat Raja Langit masih menjadi seorang Pangeran, dia iseng sesekali bermain mengelilingi daratan yang berada di tanah bola biru di bawah kerajaanku.
di sana, Langit terkesima mentah-mentah oleh cantiknya tanah tersebut. alkisah, daratan cantik itu memiliki nama. Bumi, namanya. langit jatuh cinta terhadap sesosok Bumi dengan kasta yang lebih rendah. dan, sejak saat itu, Langit selalu memerhatikan Bumi dari kejauhan. memeluknya diam-diam kala ia tertidur, membantunya berdansa memutari Matahari, dan memberikan hadiah seperti Langit Sore dan Pelangi.