Minggu, 11 Mei 2014

demi apapun, kamu melebihi apapun


adalah hal yang bodoh meninggalkanmu yang terseorang diri
adalah hal yang pintar meninggalkan semua yang mengejarku
karena demi apapun kamu melebihi apapun

Sabtu, 10 Mei 2014

untuk sementara waktu

Kita masing-masing sendiri untuk sementara waktu. Kesabaran adalah hal terbaik yang bisa kita pertahankan saat ini. Untuk sementara waktu saja kita biarkan hidup kita berjalan sendiri-sendiri, meski kita merasakan hal yang sama saat ini. Biarkan saja itu mengalir seperti hujan yang jatuh.

Tidak perlu memaksakan waktu untuk bersama, padahal waktu kita belum sampai. Tuhan menyampaikan pesannya agar kita menjaga diri untuk sementara waktu, kan semua hanya sementara. Jika kamu kehilangan sabar, aku mungkin akan kehilanganmu. 

Untuk sementara waktu jagalah hati kita masing-masing, tetap berada pada tempatnya.
Untuk sementara waktu jagalah hati kita masing-masing, tetap berada pada tempatnya.

Tetap berada pada perlindungan-Nya, sampai waktu dimana dia harus diberikan dan diterima oleh orang lain. Sampai waktu dimana kita akan menerima hal yang sama pula dari orang lain.

Untuk sementara waktu, bersabarlah, karena kesabaran adalah hal terbaik yang bisa kita perjuangkan saat ini. Bukankah untuk sementara waktu saja, tidak lama. Tidak akan menghabiskan seumur hidup kita, bukan?

--- suara cerita #2

Jumat, 09 Mei 2014

Angel Eyes


aku pikir aku memberimu kursi yang paling depan di hatiku, yang akan kau isi lama kelamaan. namun sekarang aku sadar, aku tidak pernah memberikan kursi itu kepada siapapun. aku menunggu dan terus membiarkannya kosong.

jadi kau harus bertemu dengan seseorang yang sangat mencintaimu,
kutuk saja aku dan biarkan aku pergi.

- Yoon Soo Won -


Kamis, 08 Mei 2014

sendiri

Apa benar kau masih sendiri? Ku dengar kabarnya ada nama yang kau sebut usai sholatmu, ku dengar diluar sana mereka berlomba-lomba meraih perhatianmu, satu persatu mengutarakan niatnya dan ku dengar tak satupun dari mereka kau terima.

Lantas siapa yang telah mengisi hatimu, apa benar kau masih sendiri? Ku lihat kau begitu pandai menjaga diri, ku lihat kau begitu antusias mempersiapkan diri, mencari ilmu dari beberapa guru, di lain waktu kau terlihat mengagumkan saat bermain dengan anak-anak. Ku lihat tidak ada siapa-siapa di dekatmu. Apa benar kau masih sendiri?

Lantas siapakah orang yang sering kau sebut dalam doamu? Bila tidak ada siapa- siapa disana, apa yang membuatmu memiliki dinding yang begitu tinggi? Lalu ku cari tau dari setiap teman dekatmu, siapa yang sedang kau tunggu. Mereka jawab kehadiranku, benarkah?


--- suaracerita #1

Rabu, 07 Mei 2014



terima kasih untuk segala hal indah
maafkan atas dosa yang tetanam tak sengaja
selamat tinggal! semoga kau baik