Sabtu, 10 Oktober 2015

Surat Untuk Wanita dalam Cermin III

Ini tengah malam.

Aku melihatmu menatapku dalam setelah sekian lama kau bahkan tak pernah menghampiriku diwaktu seperti ini. Tapi kali ini kau datang lagi, tentu saja dengan segala kerumitan yang jelas terlihat dari tatapanmu. Kau menggenggam gelas. Sudah berapa butir obat sakit kepala yang kau teguk malam ini? Sudah kukatakan pil itu takkan menyelesaikan masalahmu meski kau mengkonsumsinya setiap malam. Salurkan pikiranmu. Temukan seseorang yang kau percayai. Jangan egois. Jangan menelannya sendiri. Tumpahkan semuanya. Jangan kau biarkan membusuk merusak akar pikiranmu

Aku marah. Aku tak pernah marah sebelumnya bukan? Tapi kali ini aku sangat marah. Apa kau gila menyimpan beberapa masalah diwaktu yg sama? Sadarlah! Kapasitas sabarmu tidak sebanyak yang kau kira. Kau bisa gila.

Kamis, 01 Oktober 2015

Dear Future Man






jika nanti engkau menyandingku,
miliki aku dengan segala kelemahanku.

dan bila nanti engkau di sampingku,
 jangan pernah letih tuk mencintaiku.


~ Akhirnya ku menemukanmu
NAFF




Rabu, 30 September 2015

 
 
 there is thunder hidden inside my mind,
 and i'm just trying doing fine.
 
 

Kamis, 10 September 2015

ja —rak



Bagaimana mencintaimu pun bisa mematahkan diriku sendiri.
Maka jangan biarkan aku memilih jadi patah. Seharunya cintamu ada untuk memastikan aku baik-baik saja.

- falafu -


Rabu, 09 September 2015



Q   : What should I do to make you love me?
A   : Do nothing, just be yourself. Saya tidak akan mencintai yang bukan 
       kamu.
Q   : I did. But you still don't love me back.
A   : So, is there anything I need tell you?

#KemudianHening